Dosa Besar Percaya Pada Juru Bade

allahDosa Besar Percaya Pada Juru Bade

.
Percaya pada juru bade adalah menyakini mengakui akan kebenaran yang akan datang dari juru bade yakni dukun, tukang ramal ,ahli nujum, ahli sihir dan at tiyarah (mempercayai bernasib malang atau bernasib mujur karena ada sesuatu benda tertentu). Perbuatan yang semacam itu termasuk salah satu perbuatan yang dilarang oleh agama dan orang yang menyakini dan mengakui akan kebenaran yang datang dari juru bade itu berarti telah melakukan dosa besar. Karena sesuatu yang ghaib itu hanya Allah SWT sendiri yang mengetahui dan rasulnya yang telah diberi tahu sebelumnya lewat wahyu. Maka dari itu jangan mudah tergiur akan percaya pada juru bade tentang sesuatu yang ghaib, agar terhindar dari perbuatan yang mengandung dosa besar, dan semoga Allah swt senantiasa memberi perlindungan kepada kita dari yang demikian itu.

.
Alasan Percaya Pada Juru Bade Dosa Besar.

.
1.Firman Allah Swt. dalam surat Jin ayat 26-27:
Artinya: “(Dia adalah Tuhan) yang mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun, tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan dibelakang-nya”

.
2. Firman Allah Swt. dalam surat Al Isra’ ayat 36:
Artinya: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak, mengetahui pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semua itu akan dimintai pertanggungan jawabnya”

.
3. Sabda Rasulullah Saw. Yang diriwayatkan oleh Abu Daud, At Turmudzi dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah r.a.:
Artinya: “Barangsiapa yang datang kepada tukang ramal atau dukun lalu membenarkan apa diucapkannya, maka sungguh ia telah kafir terhadap apa yng telah diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.”

.
4. Sabda Rasulullah Saw. Yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Sgafiyah binti Abu ’Ubaid dai salah satu seorang istri Rasulullah  Saw.
Artinya: “Barangsiapa yang datang kepada tukang ramal untuk bertanya tentang sesuatu lalu ia membenarkannya, maka ia tidak diterima shalatnya selama 40 hari”

.
5. Sabda Rasulullah Saw. Yang diriwayatkan oleh abu Daud dari Qabishas bin Mukhariq r.a:
Artinya: “Corat-coret untuk meramal nasib, dan rasa malang karena suatu benda, serta sara mujur karena jalannya burung itu adalah penyembahan selain Allah”

.
6. Sabda Rasulullah Saw. Yang diriwayatkan oleh Ahmad dari Ibnu Abbas:
Artinya: “Barangsiapa yang mengambil sebagian dari binatang (untuk dijadikan ramalan) maka sungguh ia telah mengambil sebagian dari sihir, atau bertambah lebih darinya”

.
Berdasarkan ayat dan hadits di atas, menunjukkan bahwa mempercayai dan membenarkan sesuatu yang datang dari juru bade atau tukang ramal adalah termasuk perbuatan yang melanggar kepada aturan atau hukum Allah Swt, karena hanya Allah Swt saja yang mengetahui hal-hal yang ghaib dan  oleh pada itu kita wajib mempercayai sang pencipta ketimbang juru bade atau tukang ramal.

About Rendy Kazemha

Tiada Ilmu Yang Tidak Bisa Dipelajari, Selama Ilmu Itu Masih Terlihat dan Dirasakan, So pursue science..

Posted on 27 December 2012, in Religi and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Pesan Dari Anda Sangatlah Bermanfaat

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: